Uncategorized

Kayuh sepedamu

Memulai sebuah kebiasaan baru tantangan beratnya ada di awal, terutama kebiasaan baik seperti olahraga. Seribu alasan seolah muncul untuk menggagalkan niat berolahraga, setelah melewati masa awal tersebut, tantangan berikutnya adalah konsistensi untuk terus melakukan olahraga, karena olahraga adalah latihan maka perlu dilakukan berulang.

Salah satu resolusi 2018 adalah bisa lebih rutin berolahraga, Alhamdulillah sejak akhir Desember tiap selesai Sholat Subuh bisa gowes walaupun sebentar, 40-an menit cukuplah. Mudahan konsisten dan bisa melakukan olahraga lainnya juga, tertarik juga nih dengan Slow Run yang pernah diposting teman di fesbuk, dan jangan lupakan HIIT (High Intensity Interval Training) yang perlu dilakukan lagi.

Minggu kemarin diajak teman yang gowes mania, ayuklah diterima ajakannya gowes ke Bendungan Benanga, meski berbarengan dengan ada kegiatan sepeda santai tapi kami berdua memilih gowes sendiri. Jarak tempuh berangkat hingga pulang sekitar 20-an kilometer, mengasyikkan sekali dan sepertinya bikin ketagihan gowes lagi. Mari bersiap mencari rute gowes minggu depan dan mulai lengkapi aksesoris gowes.

Ehhh iya ada teman yang komentar “Enaknya bisa gowes di office day”

Jangan bayangkan aktifitas gowes itu harus setengah hari, seperti yang saya lakukan selesai Sholat Subuh selama 40-an menit pun bisa, nggak harus berjam-jam dan di akhir pekan, perlu ngurangin alasan sih sebenarnya untuk memulai.

review

Asus Vivobook Pro 15 N580VD di tahun baru

Tahun baru pakai laptop baru sepertinya menarik juga, apalagi laptop lama yang biasanya dipakai masih betah berada di ICU (baca: rusak). Pengennya sih spesifikasi laptop baru ini punya prosesor yang lebih tinggi, memorinya lebih besar, harddisk jumbo dan VGA card mumpuni buat desain grafis dan video editing, kalau dirangkum yang punya “performa tinggi”.

Jadilah di pagi hari pertama tahun 2018 browsing laptop yang bisa bikin makin optimis bisa mendukung rencana tahun ini, akhirnya nemu yang langsung bikin seger mata, Asus Vivobook Pro 15 N580VD.

asus vivobook_pro15 n580vd

Keren nih tampilannya, kriteria laptop baru seperti yang saya inginkan di atas bagi saya terpenuhi di Asus Vivobook Pro 15 N580VD. Plusnya lagi laptop Asus ini model ultrabook yang ukurannya tipis dan ramping sehingga ringan dibawa, bobotnya cuma 2,2kg dan bodynya sudah dibalut aluminium alloy seperti laptop high-end pada umumnya. Bisa menaikkan percaya diri saat buka laptop ini di kafe, bikin noleh yang duduk di meja sebelah dan yang penting lagi nggak bikin pundak pegel bawa laptop ini di tas, beratnya hampir separuh laptop yang lama.

Saat baca-baca spesifikasinya dan sampai ke speakernya yang pakai Harman Kardon jadi makin pengen laptop ini, apalagi bisa dibilang sudah jatuh cinta sama produk Harman Kardon, makanya bakalan cocok nih disandingkan dengan Speaker Harman Kardon Onyx kesayangan di meja kerja. Speakernya dijamin kuat di laptop ini dengan volume ruang speaker 8cc yang disematkan teknologi Smart Amplifier, katanya hasil keluarannya 320% lebih keras dibanding perangkat serupa dan bisa mendengarkan hasil suara treble dan bass yang ciamik. In Harman Kardon we trust.

Dua hal yang saya cari tahu pertama kali kalau milih laptop yaitu prosesor dan memorinya. Asus Vivobook Pro ini sudah diotaki Intel Core berkode kaby lake generasi ke-7 yaitu i7-7700HQ dan RAM 8GB DDR4. Kalau jadi ngeboyong laptop ini bakalan pertama kali nih saya bisa ngerasain memory DDR4 yang 33% lebih cepat dari DDR3 seperti di laptop lama saya, multitasking bakalan makin lancar. Dengerin musik atau youtube sambil buka facebook, email, software desain grafis dan download. Apalagi ternyata Asus Vivobook Pro 15 N580VD ini sudah pakai SSD 128GB, sehingga proses booting akan makin cepat.

Saya terkadang menggunakan laptop seharian, karenanya laptop saya sebelumnya dari kelas profesional yang tahan digunakan seharian, dan Asus Vivobook Pro ini sudah pakai dual fans setara yang ada di laptop seri gaming, terpasang di CPU dan GPU, 2 sumber panas di laptop. Udara panas akan dihisap kemudian dikeluarkan melalui exhaust yang ada di belakang laptop dan di bawah body cover, efektif menjaga suhu laptop tetap stabil meski saat full load dan lagi tidak terlalu berisikTips nih kalau nyari laptop.

asus vivobook pro 15 n580vd

Laptop baru kelas atas tentu saja sudah bersemayam original OS dong, di Asus Vivobook Pro ini sudah pakai Windows 10, karena ini Windows yang paling baru jadi support keamanannya paling bagus, apalagi sudah ada fitur Windows Defender untuk menangkal virus-virus yang bergentayangan, install anti virus jadi tidak perlu kalau sudah pakai Windows 10 ini. Fitur Windows Hello cocok sekali dikombinasikan dengan Finger Print Sensor di Asus Vivobook Pro N580VD kita bisa membuka laptop dengan sekali sentuhan, bahkan baca di sumber lainnnya bisa unlock Windows 10 pakai finger print di Smartphone Samsung.

Pada laptop-laptop saya sebelumnya biasanya mentok di layar ukuran monitor 14″, tapi kalau Asus Vivobook Pro 15 ini rasanya saya nggak keberatan dengan layar 15.6″-nya. Dibenamkan berbagai teknologi untuk optimalisasi panel layarnya yang Full HD (1920×1080) dengan teknologi wide-view. Beberapa software dibenamkan supaya visual layarnya makin ciamik, seperti Splendid Technology yang didalamnya terdapat 4 mode penyetelan layar agar nyaman disesuaikan dengan yang dilihat dan tampak lebih hidup.

Layar ciamik di atas didukung Graphic Card NVIDIA GeForce GTX 1050 yang banyak digunakan di laptop gaming, tampilannya makin jernih saat dipakai menonton film, mengedit video atau bermain game. Perlu support grafis untuk kinerjanya maka kartu VGA di Asus Vivobook Pro ini cukup mumpuni.

Keyboardnya full size sudah backlit dan memperhatikan ergonomi pengetikan sehingga bikin nyaman, kalau di smarthphone ada fast charging maka di laptop ini juga punya fitur fast charging mencapai 60% dalam 49 menit.

Display : 15.6″ (16:9) backlit Full HD (1920×1080) Anti glare
Processor :Intel® Core™ i7 7700HQ (3M Cache, up to 3.1GHz)
Memory : 8GB DDR4 2400 MHz SDRAM
Hard Drive : 128GB SSD + 1 TB HDD
Graphics : NVIDIA GTX 1050 with 4GB GDDR5 VRAM
Operating System : Windows10
Networking : Wi-fi 802.11 AC + BlueTooth V4.2
Audio : ASUS SonicMaster Technology
Harman kardon
Battery : 3 Cells 47 Whrs Polymer Battery
Camera : HD Web Camera
Slots/Interface :

1 x Microphone-in/Headphone-out jack
1 x VGA port
1 x Type A USB3.0 (USB3.1 GEN1)
1 x Type C USB3.0 (USB3.1 GEN1) support display
2 x USB 2.0 port(s)
1 x RJ45 LAN Jack for LAN insert
1 x HDMI
1 x Fingerprint (Optional)
1 x SD card reader

System Dimensions : 380 x 256 x 19.2 mm (WxDxH) (w/ 3cell battery)
Berat : 2.2kg

vivobook pro 15 n580vd port

Kesimpulannya adalah, Asus Vivobook Pro 15 N580VD ini pas sekali dengan kriteria yang saya ingin buat menggantikan laptop yang lama. Apakah mungkin juga cocok buat Anda?

 

Uncategorized

Kita pahlawan loh

Berapa jumlah nama pahlawan yang Anda hafal? Mari kita persempit pertanyaannya, “Anda hafal semua nama pahlawan revolusi?” Jujur saja, saya sekarang tidak lagi hafal nama-nama pahlawan revolusi, mudahan Anda masih hafal.

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) pahlawan berarti orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, pejuang yang gagah berani. Pahlawan adalah seseorang yang berpahala yang perbuatannya berhasil bagi kepentingan orang banyak. Perbuatannya memiliki pengaruh terhadap tingkah laku orang lain, karena dinilai mulia dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat, bangsa atau umat manusia.

Menurut pengertian tersebut maka setiap orang yang melakukan perbuatan baik terhadap orang lain dan lingkungannya sehingga menjadi lebih baik kondisinya adalah juga seorang pahlawan. Membawa pengaruh atau perubahan menjadi lebih baik.

Seseorang yang menolong mengambilkan mainan anak kecil yang terjatuh ke dalam parit sehingga si anak kembali ceria adalah pahlawan. Seseorang yang mendonorkan darahnya juga pahlawan. Bahkan seseorang bisa jadi pahlawan hanya dengan sebuah teriakan, “Awas ada lubang!” Saat ada seseorang asyik berjalan sambil menunduk memainkan smartphonenya tanpa menyadari lubang menganga didepannya.

Apakah yang diteriaki kemudian tidak mendengar karena terlalu asyik memainkan smartphone lalu terjatuh ke dalam lubang, itu derita dia. 

Karenanya semua adalah pahlawan pada setiap perbuatan baik yang kita lakukan, sekecil apapun itu. Bahkan jika seandainya yang kita lakukan tidak berbalas kebaikan dari orang lain, kita sejatinya sudah menjadi pahlawan. 

Tulisan kita apabila mampu menggugah orang lain menjadi berbuat dan menjadi lebih baik, maka kita sebenarnya juga telah menjadi pahlawan. Jika kita tidak menemukan pahlawan di sekitar kita, maka jadilah pahlawan.

Selamat hari pahlawan.

Uncategorized

Challenge is complete

Akhirnya hari ini berakhirnya 30DWC (Days Writing Challenge) jilid 9, sudah sampai di hari ke-30 tanpa terasa. Selama 30 hari ditantang menulis tanpa putus, minimal 200 kata untuk tulisan non fiksi dan 150 kata apabila bentuknya puisi. Meski saya mengetahui 30DWC jilid 9 ini di hari terakhir pendaftarannya, tapi sejak awal  bertekad tidak ingin jadi yang terakhir mengirim tulisan ke grup (peserta dibagi ke dalam grup kecil).

Meski sudah punya blog cukup lama, bagi saya sebelumnya yang terasa sulit adalah konsistensi, bisa konsisten menulis tiap hari, bahkan pernah dalam sebulan tidak ada tulisan baru di blog saya ini. Terkadang terjadi macet ide, sudah dapat 1 atau 2 paragraf kemudian buntu, beberapa kali diakhiri dengan batal menulis. Bukannya ingin memaksakan bisa membuat 1 tulisan tiap hari juga sebenarnya, tapi bisa menuangkan setiap ide menjadi tulisan dengan lancar.

Alhamdulillah selama ikutan 30DWC ini jadi lebih lancar menulis dan konsisten tanpa putus, mungkin karena tuntutan dari program ini. Menarik saat tulisan kita mendapat tanggapan dari sesama peserta, membuat jadi mengetahui kekurangan dari tulisan kita yang selama ini mungkin kita anggap sudah benar, misalnya mengenai cara penulisan sebuah kata. Terkadang memang perlu seseorang di luar kita untuk melihat lebih jujur dan lebih luas.

Tiga puluh hari bersama di dalam squad 1 jilid 9, saling menyemangati untuk terus menulis dan terkadang diselingi candaan, dari berbagai kota dan latar belakang diikat silaturahim di program 30DWC ini dan kami sepakat untuk terus melanjutkan grup squad 1 bahkan setelah program ini berakhir. Salah satu usulannya adalah kami berharap bisa membuat buku antologi tulisan kami, semoga terwujud.

WhatsApp Image 2017-11-09 at 11.27.49

Uncategorized

Acara impian banyak wanita

Pernikahan merupakan peristiwa spesial, maka menjadi lebih spesial apabila anak kepala negara yang melangsungkan pernikahan. Selamat kepada keluarga Bapak Presiden Joko Widodo yang hari ini (saat tulisan ini dibuat) melangsungkan akad nikah dan resepsi pernikahan dari putrinya.

Wajar saja bila kemudian semua media massa memberitakan bahkan stasiun televisi mengadakan siaran langsungnya. Pernikahan anak kepala negara atau kepala pemerintahan di manapun di dunia ini akan selalu menjadi perhatian luas, menjadi magnet pemberitaan.

Acara pernikahan biasanya digelar meriah dengan undangan yang luar biasa banyak, bisa disebut juga The Royal wedding. Segala pernik mulai dari masa persiapan pernikahan akan menjadi buruan bahan pemberitaan yang menarik bagi media massa. Bahan berita yang ingin diketahui khalayak, ingin di “kepoin”.

Melalui pemberitaan media massa yang masif tersebut maka banyak sekali yang mempunyai impian melangsungkan pernikahan ala Royal Wedding seperti itu, khususnya kaum wanita. Lihatlah sewaktu Kate Middleton dan Pangeran William melangsungkan pernikahan, media massa dari penjuru dunia bahkan menyiarkannya dengan ditonton jutaan pemirsa.

Impian bisa melangsungkan pernikahan semacam itu diidamkan banyak sekali wanita, karena peristiwa spesial layak diselenggarakan spesial juga. Siapapun bebas mengimpikannya, mewujudkannya tentu persoalan berbeda, kecuali orang tuanya juga kepala negara atau mampu. Mampu tapi tidak ingin itu juga hal berbeda lainnya, nggak usah nyinyir tentang itu.

Uncategorized

Berhenti sejenak

Cabang olahraga tertua yang dipertandingkan di Olimpiade adalah atletik, khususnya lari. Lomba lari sendiri merupakan yang paling populer diantara cabang olahraga atletik lainnya, atlet lari tingkat dunia bahkan ibarat selebriti olahraga, lihat saja bagaimana populernya Usain Bolt sang juara dunia pemegang rekor dunia olimpiade.

Kehidupan manusia juga mirip dengan olahraga lari, setiap manusia berlari di jalur pilihannya menuju cita-cita yang ingin diraih. Masing-masing berlari dengan jaraknya masing-masing, ada yang memilih jarak pendek 100 m atau 200 m, ada juga yang memilih jarak 1000 m atau bahkan marathon.

Seperti atlit lari yang memerlukan latihan untuk menguasai teknik sesuai lomba yang diikuti dan menajamkan catatan waktunya begitu juga manusia. Kita juga memerlukan latihan untuk mencapai cita-cita, mesti terus berlatih memperbaiki kemampuan diri sehingga mampu menjadi lebih baik dalam kerja dan karya. Semangat menjadi lebih baik bukan untuk tujuan mencari sanjungan tapi memberikan hasil terbaik.

Berlari terus menerus untuk menjadi yang pertama atau yang tercepat memang baik, namun terkadang kita mesti mengambil waktu berhenti sejenak, kalaupun kita tidak ingin maka terkadang kehidupan akan menghentikan lari kita dengan paksa, yaitu melalui kegagalan. Kegagalan akan menjadikan kita mampu berlari lebih baik jika kita menyikapinya sebagai pengingat dan koreksi atas kesalahan yang kita lakukan.

Terkadang dalam hidup kita perlu berhenti sejenak, melihat dan berpikir mengenai yang sudah kita lewati dan jalani, melakukan koreksi atas kesalahan yang diperbuat. Melangkah mundur bahkan tidak selalu buruk, terkadang itu diperlukan untuk mempersiapkan diri berlari lebih kencang lagi.

Karenanya jangan pernah menyesali kegagalan, berprasangka baiklah karena bisa jadi itu cara Tuhan untuk menjadikan kita lebih baik, melesat lebih cepat dan memberi manfaat lebih banyak melalui kerja dan karya kita.

Uncategorized

Nggak usah bikin grup

Rasa-rasanya semua pengguna smart phone memasang aplikasi instant messaging, bahkan memasang dan menggunakan lebih dari 1 aplikasi instant messaging. Empat aplikasi instant messaging yang paling populer di Indonesia yaitu WA (WhatsApp), BBM, Line, Telegram.

Hampir semua pengguna instant messaging saat ini tergabung atau punya grup entah itu grup WA, BBM, Line atau Telegram, bahkan ada yang tergabung dalam puluhan grup. Masing-masing grup dibuat berdasarkan alasannya, ada grup keluarga, teman sekolah, kuliah, kantor, komunitas atau bahkan grup dengan tujuan belajar sesuatu.

Biasanya ada saja yang memposting link atau ajakan masuk ke suatu grup, grup tersebut biasanya membahas suatu hal khusus, ada yang sifatnya gratis namun banyak juga yang berbayar. Karena ajakan pada dasarnya bisa disamakan dengan iklan maka kata-kata yang dipakai biasanya mengandung unsur janji yang akan didapatkan jika bergabung.

Namun terkadang seperti halnya iklan yang tidak seluruhnya tepat seperti yang dijanjikan maka begitu pula grup-grup seperti itu. Beberapa grup bahkan hanya dibuat untuk mengumpulkan orang yang kemudian diberikan penawaran atas suatu acara, program atau barang, ibarat ada seminar gratis tapi sebagai sarana menjual workshop bernilai fantastis, pernah mengalami?

Saya pribadi lebih menghargai bila pembuat grup jujur sedari awal dan tidak menggunakan untaian janji-janji namun setelah berjalan tidak sesuai yang diberikan kepada peserta. Bahkan jika niat awalnya baik, namun sebenarnya secara pribadi karena aktifitasnya yang padat merasa akan kesulitan memenuhinya mengapa mesti memaksakan? 

Istilahnya “Over promise under delivery” arti bebasnya yaitu menjanjikan lebih namun yang diberikan tidak sesuai atau kurang. Saya akan menghargai jika ada permintaan maaf dari pemilik atau pembuat grup, namun merubah yang sudah dijanjikan karena alasan yang bersumber dari dirinya sendiri tentu akan tetap menimbulkan kekecewaan peserta atau anggota grup. 

Ibaratnya membeli barang maka pembeli berharap sesuai spesifikasi yang tertera, jikalau kemudian terjadi ketidaksesuaian dikarenakan proses pengerjaan si penjual, permintaan maaf tetap tidak bisa menghilangkan wanprestasi yang sudah terjadi.