Fresh Thor

Sutradara Taika Waititi benar-benar membuat Thor: Ragnarok benar-benar tampak berbeda dibanding 2 film Thor sebelumnya, bahkan dengan film superhero lain terutama yang ada di MCU (Marvel Cinematic Universe). Unsur-unsur humor yang diselipkan lumayan banyak dari awal hingga akhir film, menonton film ini seakan merasa bukan film superhero dengan dialog-dialog serius dan sekedar adegan baku hantam.

square-1489057053-thor-ragnarok-chris-hemsworth-gladiator-short-hairDibandingkan dengan 2 film Thor sebelumnya, Thor (2011) dan Thor: The Dark World (2013) maka unsur humor di film ketiga ini jauh lebih banyak, bahkan situs Rotten Tomatoes memberikan penilaian Film Thor: Ragnarok ini dengan fresh dan Tomatometer mencapai 96%. Terlepas dari ketiga sekuel Thor yang sutradaranya berbeda, saya harus memberikan Taika Waititi sang sutradara Thor: Ragnarok dengan 2 jempol, karena berhasil memberikan warna berbeda dari 2 sekuel sebelumnya.

Jalan cerita ketiga sekuel Film Thor ini saling menyambung, sesuatu yang saya suka karena bukankah semestinya begitu, berbeda dengan contohnya film superhero X-Men yang jalan cerita beberapa sekuelnya seperti tidak berhubungan, seolah versi berbeda. Beginilah yang menyebalkan menurut saya, terlepas alasan bahwa mereka melakukannya karena sekuel sebelumnya mereka anggap kurang sukses sesuai harapan mereka. Hey c’mon, that’s not a parallel world story.

Seperti sudah jadi kebiasaan kalau menonton film, pasti ada tokoh lain di suatu film yang jadi perhatian saya selain tokoh utamanya, dan di Film Thor: Ragnarok kali ini perhatian saya jatuh kepada Goddess of The Death: Hela. Hela merupakan tokoh yang baru muncul di sekuel ini, merupakan kakak dari Thor dan Loki, anak pertama dari Odin: The King of Asgard. Akting Cate Blanchett yang memerankan Hela menurut saya luar biasa, mampu membuat karakter Hela “hidup”.

Kehadiran Hulk sebagai superhero utama Marvel lainnya di film ini juga menggembirakan, selain karena dia salah satu karakter superhero favorit saya juga sudah agak lama belum ada lagi filmnya, Hulk memang muncul di sekuel The Avengers tapi saya masih berharap Marvell segera membuatkan Film Hulk tersendiri lagi.

Sekali lagi saya acungkan 2 jempol buat Thor: Ragnarok, dan saya rela menahan kencing di sepertiga akhir karena enggan melewatkan klimaks akhir filmnya.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s