Tersangka bernama saya

Beberapa hari ini jagad persilatan dunia maya lumayan ramai dengan kasus Dwi Hartanto yang sederet kebohongan mengenai prestasi dan klaim karyanya terbongkar. 

Dari kasus kebohongan Dwi Hartanto ini jadi tahu sebuah istilah yaitu mythomania, istilah ini muncul pertama kali pada tahun 1905 oleh seorang psikiater bernama Ferdinand Dupre. Mythomania merupakan kebohongan yang dilakukan seseorang bukan bertujuan menipu orang lain. 

Penderita mythomania akan menganggap dirinya sendiri percaya bahwa kebohongannya merupakan kenyataan. Penderita sering tidak menyadari bahwa ia sedang berbohong dan hanya menceritakan khayalannya.

Biasanya dipicu oleh kegagalan yang pernah dialami di masa silam, mungkin semacam memendam keinginan yang tidak kesampaian sehingga tertanam di bawah sadarnya khayalan terpenuhi. Terbawa hingga waktu sekarang, bertemu sosial media jadilah kebohongannya menyebar dan membuat orang-orang percaya.

Apalagi era sosial media membuat kita seolah selalu ingin dilihat, diakui, diberi like, dibagikan. Cocok sekali untuk menyuburkan kebohongan sehingga seolah menjadi kebenaran.

Jadi berfikir apakah saya juga begitu? Anda?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s