Community Meet Up di Pesta wirausaha

Salah satu manfaat ikut dalam sebuah komunitas adalah bisa mendapatkan dan menambah jaringan pertemanan atau kerennya networking, bahasa lainnya juga silaturahim. Karena silaturahim bisa mendatangkan rejeki maka berkomunitas dan hadirlah di pesta wirausaha 2017 nanti hehehe.

Orang bergabung di sebuah komunitas karena merasa memiliki kesamaan tujuan, kesenangan, nilai-nilai dan pandangan yang sama. Komunitas Tangan Di Atas (TDA) sebagai komunitas bisnis atau wirausaha tahun lalu tepat berdiri 1 dekade, telah beranggotakan puluhan ribu di seluruh Indonesia dan bersama-sama menebar rahmat. Setiap tahun TDA mengadakan pestawirausaha sebagai sebuah acara yang dulunya bernama milad, tahun lalu mengadakan Pesta wirausaha 2016 di TMII.

Pada Pestawirausaha 2016 lalu dihadirkan selain acara utama berupa panggung inspirasi juga terdapat 10 sub acara, salah satunya yang menarik adalah Community Meet Up (CMU). Acara ini dibuat untuk mengumpulkan atau menghadirkan beberapa komunitas lain tidak hanya komunitas bisnis tetapi juga komunitas hobby dan kegiatan sosial. TDA menghadirkan CMU dengan harapan terjalin saling mengenal diantara komunitas-komunitas yang lain dan memungkinkan terjadi sinergi diantara komunitas atau membernya.

Salah satu komunitas yang hadir di CMU pada Pestawirausaha 2016 lalu adalah Komunitas Cosplay Azuma No Senshi (Anoshi), mereka komunitas yang terbentuk karena kesukaan akan kartun Jepang atau istilahnya manga. Keunikan mereka adalah biasanya saat berkumpul menggunakan kostum atau cosplay anime kesukaan mereka, kehadiran mereka tahun lalu cukup menarik perhatian peserta dan pengunjung pestawirausaha TMII tahun lalu, banyak yang mengajak berfoto bersama.

Pestawirausaha-Community-Meet-Up

Komunitas lainnya yang hadir di tahun lalu di Pestawirausaha 2016 sub acara Community Meet Up ada White Car Community yang meramaikan area parkir Sasana Kriya dengan mobil-mobil berwarna putih khas milik para anggotanya. Ada pula saudara-saudara kita yang istimewa dari Kelompok Usaha Bersama Penyandang Cacat (Kubepenca). Meskipun memiliki kekurangan secara fisik, mereka tetap semangat terus membuat karya yang bermanfaat agar mampu produktif dan mandiri, yaitu usaha makanan ringan. Mereka menolak menengadahkan tangan meminta-minta.

 


Sudah siap komunitasmu ikut hadir di Pestawirausaha 2017 tahun ini?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s