Koran bekas belanjaan

Kalau ada form isian dengan pertanyaan hobby hampir pasti saya jawab membaca. Hampir pasti, karena kadang saya ganti jawabannya dengan yang lain biar kesannya gak kutu buku hehehe. Karena membaca itu menyenangkan bagi saya, koleksi buku lumayanlah, ada beberapa yang masih terbungkus rapi dengan plastiknya karena belum sempat dibaca hahaha.

Keluarga kami bukan orang mampu saat saya kecil yang bisa dengan gampang membelikan buku sebagai latihan saat mulai belajar membaca. Saya juga tidak merasakan duduk di bangku TK (Taman Kanak-Kanak) yang mulai diajarkan baca tulis, sehingga saya belajar membaca saat duduk di kelas 1 SD (Sekolah Dasar). Karena yang kami punya hanyalah buku pelajaran, maka sasaran memperlancar bacaan saya adalah koran bekas.

SD negeri saya bukanlah SD favorit yang besar dan punya fasilitas lengkap, bahkan bisa dibilang yang paling kecil dan paling jelek dibanding SD negeri yang ada disebelahnya. Saat duduk di kelas 5 mungkin, ternyata ada perpustakaan di SD saya, di sebuah ruangan yang seingat saya baru saat itu dibuka. Entah mungkin sebenarnya sebelumnya sudah ada perpustakaan tapi karena satu dan lain hal ditutup dan baru itu dibuka atau karena baru dapat bantuan buku entahlah.

Itulah pertama kalinya saya masuk perpustakaan, dan diantara buku-buku yang ada saya tertarik dengan buku cerita Winnetou karya Karl May. Wowww membacanya bikin imajinasi saya seolah terbang melihat langsung padang prairie di Amerika, mungkin itulah momentum pertama yang membuat saya suka membaca. Sampai saat ini buku Karl May dengan cerita Winnetou dan teman koboinya Old Shatterhand adalah salah satu favorit saya.

 

Intensitas beli buku lebih sering dibanding beli pakaian bagi saya, lebih pengen ke toko buku dibanding ke bagian pakaian kalau pergi ke mall. Kebiasaan saya kalau di toko buku bisa jelajahi dari ujung ke ujung, samperin tiap rak yang ada, kalau ada yang sekiranya menarik baca cover bagian belakang yang biasanya resume isinya dulu baru buka-buka isinya.

Klise mungkin seperti pecinta buku lainnya, pengen bikin perpustakaan sendiri. Perpustakaan pribadi dan terbersit kalau koleksinya buanyakk bikin perpustakaan yang terbuka untuk umum.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s