Sana ngomong

Kata senior-senior dunia persilatan wirausaha itu kalau misalnya ada 1000 penjual produk yang sama di satu jalan (banyak banget ya 1000 penjual di satu jalan hehehe) maka buat tempat jualanmu berbeda. Kalau yang lain gak punya nama, kasih nama. Kalau yang lain dicat merah, tempatmu dicat hitam. Yang lain kompornya di dalam, kamu taruh kompornya di depan. Orang lain kasir di dalam, punyamu kasirnya di depan. Terlebih kalau produkmu tidak lebih unggul dibanding yang lainnya.

Quotenya itu begini “Kalau produk kita ternyata tidak ada keunggulan dibanding pesaing, bikin keunggulan dari komunikasinya.” Tapi ini bukan quote bikinan saya ya.komunikasi-omplong_20151018_194321

Menurut om wikipedia Komunikasi adalah “suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain”.

Penyampaian informasi ini bisa dalam bentuk suara maupun visual. Kaitannya dengan bisnis maka informasi dari penjual kepada calon pelanggan biasanya disampaikan dengan bentuk antara lain melalui iklan, spanduk, gambar, logo, warna, audio dan video.

Komunikasi yang dibuat juga mesti senantiasa mengikuti perubahan, misalnya saat orang lain tokonya berwarna putih kita cat toko kita dengan warna merah. Saat kompetitor ikutan ngecat warna merah itu artinya kembali sama, saatnya kita balikin toko kita dengan warna putih hihihi. Jadi inovasi yang kita buat juga mencakup komunikasi kita ke pelanggan.

Contoh lain adalah saat saya dan teman-teman TDA Samarinda membuat Pesta Wirausaha Samarinda yang pertama kali tahun 2013. Banyak sekali pembicara atau orang-orang dengan pencapaian luar biasa yang namanya tidak dikenal di daaerah, karenanya “menjual” acara dengan pembicara berkarakteristik seperti ini tidak cukup dengan memajang photo dan nama si pembicara saja, kalau cuma itu maka kami tidak memiliki keunggulan bahkan kemungkinan akan kalah oleh event lain yang menghadirkan pembicara terkenal.

Karenanya yang kami komunikasikan adalah informasi mengenai latar belakang, kapasitas dan pencapaian si pembicara. Dari situlah orang jadi tahu dan kemudian menjadi penasaran ingin melihat dan mendengar langsung sehingga mendaftar.

Penyampaiannya toh bisa menggunakan sosmed sehingga biayanya murah bahkan gratis. Supaya lebih mengena tidak hanya berupa caption atau tulisan tapi buatlah dalam bentuk gambar, kalau perlu berbentuk video karena menurut mas fesbuk urutan posting yang buat orang tertarik itu pertama video, yang kedua gambar baru ketiga tulisan. Apalagi klo kontennya dibumbui copywriting, makin sedap.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s