Eksponomi

Sejak awal tahun sering liat ekspo yang diadakan di Samarinda dan rasanya sekarang banyak banget, rasanya tiap bulan ada. Isinya didominasi kuliner dan fashion, mulai dari yang diadakan di mall hingga parkiran GOR, dan semuanya bisa dibilang rame menyedot pengunjung. Yang bilang kita lagi krisis dan mengalami perlambatan atau bahkan penurunan ekonomi coba tengok ekspo yang berlangsung.

Ekspo yang saya maksud di sini yang diselenggarakan atas inisiatif Event Organizer (EO) ya, bukan ekspo bikinan instansi pemerintah yang garing gitu. Tentu saja ekspo garapan EO dikemas menarik dengan konsep dan dekorasi yang menarik secara visual, penuh warna cerah dan segar, beda dengan ekspo garapan instansi yang….ah sudahlah. Apalagi ekspo garapan EO biasanya menggunakan kekuatan media sosial sebagai sarana promosi sehingga sukses menarik pengunjung.

Menarik perhatian saya salah satunya adalah banyaknya stand ekspo terutama di kuliner yang penjualnya adalah etnis Tionghoa, sesuatu yang mungkin tidak dijumpai sebelumnya. Kuliner yang mereka jual biasanya yang belum banyak dijual di Samarinda, tapi di kota besar seperti Jakarta, Surabaya atau Bandung sebenarnya sudah booming.Bukan hanya macamnya, kemasan yang mereka gunakan juga belum lazim digunakan penjual kuliner di sini, seperti minuman yang dikemas dikantong infus. Wajar karenanya menjadi magnet yang menarik minat banyak pengunjung untuk membeli. Secara tampilan juga biasanya stand mereka lebih bagus dan menarik, kemungkinan karena mereka sudah biasa datang ke ekspo yang diadakan di Jakarta, Surabaya atau kota-kota besar di Jawa lainnya yang ngehits, sehingga mereka terinspirasi dari situ.

Apakah menjadi ancaman bagi orang-orang yang sudah biasa jualan pada saat-saat ada ekspo lainnya? Saya tidak tahu. Menurut pengamatan saya, pemilik stand yang lain pun juga kini tak kalah kreatif mendekorasi stand jualan mereka, terutama yang kuliner. Akses internet seperti sekarang memudahkan orang-orang mencari tahu trend kekinian yang ada, media sosial turut menyebarkan trend kekinian ekspo-ekspo dan stand atau booth pameran menarik dan kreatif yang bisa dijadikan bahan ide untuk ditiru.

Tapi laku tidaknya jualan saat ekspo tidak hanya tergantung pada menarik tidaknya stand tersebut atau booth jualannya yang kreatif. Apa yang dijual tetap lebih jadi daya pikat pembeli. Ada stand yang bagus banget tapi sepi, ada…… Ada juga stand yang cuma begitu doang tapi ruameeee, juga ada….. Dari pengamatan yang mayoritas rame itu stand kuliner jualan minuman, mulai dari yang dikemas di kantong infus, gelas plastik, sampai teh mereknya ala daun gitu, kenapa? Iyalah orang keliling ekspo itu pasti jadi haus dan perlu minum kan.

Apapun….ekspo di Samarinda adalah sarana hiburan, siapa sih yang gak terhibur liat macam-macam kuliner yang kreatif, menarik dan belum banyak dijumpai di Samarinda dan enak-enak begitu. Ditambah adanya panggung hiburan gratis, nikmati kuliner sambil liat hiburan, masuknya gratis cuma bayar parkir (ga usah bahas jukir ya). Kalau soal beli seporsi ayam harganya sama dengan harga seekor ayam di pasar, itu pilihan Anda kok. Kalau pulang-pulang Anda tiba-tiba nengok dompet lalu merasa sedih, segera lupakan kesedihan Anda.

Dan sebagai warga Samarinda saya ikut senang ada ekspo kreatif dan menarik seperti itu, dan itulah kenapa saya jadi rajin datangi hampir tiap ekspo yang ada, saya juga pengen ikut kebagian eksponomi yang terjadi di situ. Sudah ikutan ekspo yang terakhir kemaren, dan sukses….sukses mengetahui bahwa stand dan jualan kami kurang menarik. Kami..karena rame-rame sama teman buka standnya.

Yang punya info ada ekspo kabarin yah.

~ Akhmad Riduan

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s